Aku dan Kamu

 

Halo semuanya .. Nah di tulisan kali ini, aku pengen nulis sebuah puisi nih, supaya kalian tidak bosan baca cerita-cerita aja.. Selamat membaca..

 

Hai kamu…

Iya kamu…

Kamu yang pernah menjadi bagian di dalam hidupku,

Kamu yang pernah membuat bibirku tertarik membentuk senyuman yang indah,

Kamu yang selalu membuat diriku merasa nyaman berada di dalam eratnya dekapanmu,

Dan kamu juga yang pernah membuat mataku menitikkan air mata,

Ya itu adalah kamu…

 

Aku masih mengingat,

Pertama kali kita bertemu,

Kutolak kamu yang ingin berkenalan denganku,

Sepuluh kali, seratus kali, seribu kali

Tidak dapat kuingat berapa kali aku menolakmu

Kamu tetap tidak menyerah walaupun terus kutolak,

Hingga pada akhirnya, hatiku luluh jua

 

Pada mulanya,

Aku hanya menganggapmu sebagai teman biasa,

Teman dekat yang selalu ada untukku.

Tetapi entah sejak kapan,

Aku mulai terbiasa dengan kehadiranmu,

Dan mulai merindukanmu,

Di saat keberadaanmu tidak terdeteksi oleh mataku.

Aku mulai mencari aroma parfum tubuhmu

Yang unik dan terus terngiang-ngiang di dalam benakku,

Tak tahu apa yang salah dengan diriku…

Ingin ku menjadi egois,

Untuk memiliki mu untuk diriku saja

Karena aku tidak bisa membayangkan,

Akan jadi apa hidupku tanpa kehadiranmu.

Types of Teacher

Haii guys kembali berjumpa denganku ! Di tulisan kali ini, aku mau cerita-cerita tentang guru nih. Menarik bukan ? Karena masing-masing guru mempunyai sifat unik saat mengajar. Jadi guru yang bagaimana yang kusukai ?

Mari kuceritakan dari jenjang SD. Di SD tepatnya saat kelas 6, aku menemukan guru favorite ku namanya Ibu Lastri. Ia mengajar pelajaran PKN dan IPS. Aku menyukainya karena ia dapat membuat ku menghafal dengan mudah. Tentu pelajaran PKN dan IPS semuanya harus dihafal dan dulu aku merupakan orang yang tidak suka pelajaran menghafal. Aku tidak suka pelajaran menghafal bukan karena suatu alasan khusus tetapi karena dulu aku belum menyadari bahwa aku termasuk orang pintar yang sebenarnya bisa jika aku mau berusaha. (Aku bukan bermaksud sombong tetapi it’s the fact that I’ve just learned too at that time) Ibu Lastri ini mengajar dengan gaya yang sering bermain games dan menurutku itu teknik yang sangat ampuh untuk membuatku menghafal sesuatu dan sejak saat itu Ibu Lastri menjadi guru favoriteku.

Di jenjang SMP, guru favorite ku bernama Ibu Ria. Ia mengajar pelajaran Bahasa Indonesia. Kalo Ibu Ria ini beda kasus karena aku menjadikan nya guru favorite bukan karena aku jadi suka pelajaran Bahasa Indonesia tetapi karena ia mengajar muatan local pilihanku saat itu yaitu tata graha dan aku menjadi sangat dekat dengannya. Kedekatan itulah yang membuatku merasa nyaman sehingga aku menjadikannya guru favorite ku semasa SMP. Lalu ada juga nih guru Bahasa Inggris pertama yang bener-bener ngajar Bahasa Inggris gitu, jadi rata-rata sekarang guru Bahasa Inggris kalo ngajar bukannya buat kita ngerti malah buat kita tambah bingung dong. Namanya adalah Mam Machan (singkatan dari Maria Chandra). Wah namanya aja serem bikin takut dan orangnya sok galak gitu makanya kalo ngajar tegas dan jelas makanya aku suka diajar olehnya.

Sekarang aku sedang diajar oleh guru-guru di SMA Santa Ursula. Nah aku juga sudah menemukan guru favoriteku tetapi karena aku masih sekolah disana, lebih baik aku menceritakan nya nanti saja ya kawans. Jadi sekarang aku cerita tanpa nama aja gimana. Guru pertama, tipe guru yang mengajar sangat menjiplak buku, jadi kalo pelajaran dia gak usah dengerin juga gapapa karena nanti pas mau ujian tinggal belajar dari buku saja dan harus persis dari buku. Guru kedua, tipe guru yang kalau mengajar kayak kereta ekspress cepat sekali dan soal ulangan susah pula. Bahkan pas hari ulangan gak ada yang berani gak masuk karena soal susulan nya lebih susah berkali kali lipat dari soal ulangan. Ulangan aja kadang tidak lulus gimana susulan.

Guru ketiga, tipe guru yang mengajar cuma memberi rumus dan setelah itu menyuruh kita mengerjakan soal dan kita seperti seakan-akan belajar sendiri. Guru keempat, tipe guru yang mengajar benar-benar beda dengan yang di buku sehingga semua perkataan nya harus dicatat dan karena tidak ada di buku jadi kita tidak terlalu paham materi. Guru kelima, tipe guru yang mengajar dengan sangat santai dan menempatkan dirinya seperti teman kita sehingga materi yang diajarkan mudah dipahami. Guru keenam, tipe guru yang mengajar suka gak jelas karena hari ini ngajar apa besok ngajar apa, tidak nyambung gitu. Guru ketujuh, tipe guru yang strict tetapi kalo ngajar malah kita nya gak ngerti dia mengajar apa dan rata-rata tidak disukai oleh banyak murid.

Jadi itu semua adalah guru-guruku, bagaimana dengan tipe guru kalian ? Thanks for reading gais ! See you next time.

 

Food Makes Me Happy

Halooo semuanya… Wah tidak terasa udah 2 bulan aja nih aku cerita-cerita. Gimana cerita ku seru tidak atau terlalu abstrak mungkin ? Hahaha… Nah di minggu yang ke 13 ini, aku mau cerita soal hang out bareng temen-temenku yang menurut ku merupakan pengalaman yang menyenangkan sekali.

Kalian masih ingat bukan di cerita sebelum ini, aku udah sebut soal kegiatan tahunan sekolahku yang diadakan pada tanggal 26 Oktober 2018. Nah sehari sebelum acara besar itu, aku dan teman-temanku pergi makan-makan di sebuah restoran Korea. Namanya Manse Korean Grill. Rencana makan-makan nya sebetulnya udah lama tapi baru bisa terwujud baru-baru ini. Yang paling kami semua suka dari restoran ini itu adalah all you can eat nya. Walaupun restoran nya bukan restoran mahal dan makan nya juga di kursi bakso, tapi bagi kami tidak masalah karena terasa seperti makan di warung-warung pinggir jalan yang ada di drama Korea itu loh. Keren kan.

Pada Hari Kamis, 25 Oktober 2018 sebetulnya sekolah kami itu pulang cepat, sekitar jam 11-an mungkin karena semua orang sibuk mau mempersiapkan acara keesokan harinya. Kami bersembilan itu ada yang pulang sore karena panitia atau tampil itu harus latihan tetapi ada juga yang tidak ada kegiatan. Aku termasuk orang yang tidak ada kegiatan jadi aku menunggu mereka semua hingga pukul 4 sore. Saat menunggu, aku sih sadar sangat membuang-buang waktu padahal aku bisa mengerjakan banyak hal seperti membuat paper. Tetapi aku lebih memilih untuk tidur di kelas hingga pukul 2 siang dan dilanjutkan dengan nonton di ruang multimedia.

 

Pukul 4, kami berempat pun berangkat dari sekolah ke kelapa gading tempat restoran manse nya berada. Tempat makan nya baru buka jam 6 dan kami berempat sudah tiba dari pukul 5. Lalu pukul 6, 4 orang teman kami belum datang padahal waktu untuk menunggu teman hanya 10 menit dan batas waktu makan hanya 1,5 jam. Akhirnya kami berlima makan duluan. Tentu semua orang suka daging, termasuk kami. Kami makan dan terus makan, terus menambah daging hingga kami diperhatikan oleh pegawai disana tetapi kami tidak peduli dan hanya tertawa. Waktu berlalu dengan cepat dan kami yang tidak tahu diri ini terus menambah seperti orang kuli bangunan yang kelaparan. Perasaan senang ini tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Bagi kalian yang membayangkan, pasti dapat kalian rasakan suasana serunya makan bersama teman sambil bergosip ria.

Lalu karena waktu makan kami sudah habis, kami menunggu teman kami yang terlambat datang tadi itu karena mereka duduk di meja yang terpisah. Nah dan salah satu temanku memutuskan untuk mentraktir kami semua es krim. Waw senang sekali bukan. Jadi kami ke mall dan di traktir es krim. Sungguh hari yang menyenangkan karena dapat makan enak sepuasnya dan dapat makan dessert es krim yang enak pula. Sudah dulu ya ceritanya.. sampai jumpa lagi

Friends or The Closing Night ?

Haloo semuanya …. Kembali lagi nih bertemu dengan aku lagi di ceritaku untuk yang ke-12 kalinya.. Horeee… Di tulisan kali ini, aku mau menceritakan tentang kegiatan yang baru aja diadain sama sekolahku nih.

Wahh kegiatan apa itu ? Jadiii baru saja pada tanggal 26-27 Oktober 2018, sekolahku mengadakan acara ekspreso (Ekspresi Seni dan Olahraga) tahunannya. Acara ekspreso tahun ini mengambil judul SPEX dengan tag line “Log-in to The New Era”. Tentu saja aku juga excited ya pastinya dan aku mendaftarkan diri menjadi rekrutan keamanan sebagai bentuk partisipasi kalau aku ikut mendukung acara sekolahku. Jadi saat hari H-1 dan H-2, tugas rekrutan keamanan itu dibagi menjadi 2 shift yaitu shift pagi dan shift siang. H-1 dan H-2, aku dapat keduanya di shift pagi tapi aku tetap mengikuti acara hingga selesai. Pada H-1, aku mendapat tugas di dekat lapangan voli jadi enak gitu karena aku bisa sambil menonton pertandingan voli.

Lalu pada shift siang, rencananya nih aku mau bantuin temen aku yang jaga di lapangan basket, tapi pas selesai shift 1, aku sangat sangat kepanasan jadi aku ke base camp rekrutan keamanan dulu deh yaitu di lab fisika. Di lab fisika itu dingin sekali jadi aku santai-santai bentar. Kata bentar itu jadi lama hehe karena satu dan dua hal. Pertama, di seberang lab fisika itu ada lomba science research jadi aku liat-liat dan icip-icip dulu dhe hasil project mereka. Lalu yang kedua, di lantai yang sama dengan lab fisika itu ada pameran dan technolite jadi pasti pengen dong liat-liat juga. Jadilah aku baru nemenin jaga di lapangan basket setelah 3 jam mungkin..

Pada H-2, aku juga dapet shift pagi di stand makanan lagi. Wah enak juga kan bisa sambil nyobain semua makanan yang ada hehehe. Abis itu, shift 2 aku tidak ada tugas nih jadi aku nemenin temenku yang jaga di ticketing. Tugas jaga di ticketing itu loh yang ngecek bag sama body check orang-orang yang baru dateng. Kami para rekrutan keamanan yang jaga di ticketing itu ga boleh ikut nonton closing night nya karena harus nungguin orang-orang yang barangnya disita dan belum diambil balik gitu. Nah bagi aku sih itu pengalaman tidak menyenangkannya. Karena pastinya semua orang pengen ikut nonton closing night acara SPEX ini apalagi ini tahun terakhirku bisa nikmatin acara ekspreso. Yang jaga di ticketing itu ada 2 orang yang ditugasin. Satu anak kelas 11 dan satu lagi temenku. Karena aku teman yang baik, aku ikut nemenin dia jaga meja ticketing padahal aku ga tugas shift malem jadi seharusnya aku bisa saja ikut nonton closing night nya yang ada itu loh Dipha Barus x Monica Karina.

Sad life kan gak bisa nonton mereka dhe… Jadinya kita bertiga gantian gitu buat ngeliat Dipha Barus x Monica Karina di aula SD. Tapi liatnya cuma sebentar aja karena harus balik lagi ke meja ticketing. Setelah kita semua udah ngeliat, kita semua anehnya merasa biasa saja seperti emang sih ga suka karena gak bisa nonton tapi setelah ngeliat sebentar seperti yaudah dhe relakan saja hahaha. Kalau aku sih sedikit tidak peduli karena jika kalian tau, aku orangnya itu jarang banget denger music bahkan jika ada orang nyanyi lagu yang lagi nge trend aja aku gak tau itu lagu apa. Jadi kesimpulannya, aku gak terlalu ada urge untuk nonton tapi bisa lah ini diambil sebagai salah satu pengalaman tidak menyenangkan dalam hidupku.

Sekian dulu ya fyends cerita kali ini.. Sampai jumpa di lain waktu !

Lessons That Are Liked and Disliked

Haiii semua !! Kembali bertemu dengan aku .. Cerita kali ini menarik loh karena aku akan menulis tentang ….. jeng jeng jeng pelajaran sekolah …

Sebenarnya aku tidak mempunyai pelajaran spesifik yang aku sukai atau tidak aku sukai karena pelajaran yang kusukai dulu tidak kusukai sekarang dan pelajaran yang tidak kusukai dulu jadi kusukai sekarang. Haha bingung ya.. Untuk bercerita tentang pelajaran tentu harus dimulai dari awal …

Pada saat aku kelas 3 dan 5 SD, aku tidak mempunyai pelajaran favorite ataupun pelajaran yang kubenci. Tetapi saat aku kelas 4 SD, aku sangat membenci pelajaran matematika karena nilaiku sangat sangat jelek. Lalu saat aku kelas 6 SD, aku menyukai pelajaran PKN dan IPS. Aku pun tidak tahu kenapa aku menyukai pelajaran itu.. Bisa jadi aku menyukainya karena guru IPS dan PKn, Ibu Lastri, dapat mengajar dengan cara yang aku suka. Cara yang kusuka itu tidak aneh-aneh, hanya cara yang dapat membuat aku mengerti dengan cepat saja. Aku hanya menyukai pelajaran IPS dan PKn saat kelas 6 saja, selanjutnya aku tidak tertarik pada kedua pelajaran tersebut lagi.

Di tingkat SMP kelas 7, aku tidak suka pelajaran kimia loh.. Dahulu cuma diperintahkan untuk menghafal unsur-unsur kimia saja sudah membuatku membenci kimia karena aku tidak berhasil menghafalkan nya HAHA lucu kan aku. Pelajaran kimia itu aku tempuh hanya di kelas 7 saja karena di kelas 8 dan 9, aku tidak ada pelajaran kimia. Lalu aku juga tidak menyukai pelajaran fisika. Alasannya sangat sederhana. Jadi di SMP ku dulu, hanya ada 1 guru fisika untuk 3 angkatan. Tentu sangat tidak ironis sekali bukan.. Karena itulah aku hanya mengerti pelajaran fisika kelas 7 saja. Saat kelas 8, angkatanku tidak kebagian guru fisika itu, jadi angkatan ku diajarkan oleh guru yang bernama Ibu Kristi dan Pak Simon…. Oke aku lupa cerita.. kelas 7 aku menggunakan kurikulum KTSP (2006) dan kelas 8 angkatan ku mengalami perubahan kurikulum menjadi kurikulum 2013 sehingga pelajaran kimia, fisika, biologi digabung menjadi satu pelajaran yang disebut pelajaran IPA.

Nah karena tiga mata pelajaran itu digabung menjadi satu maka cuma boleh 1 guru saja yang mengajar. Kelas ku dulu dapat Ibu Kristi. Ibu Kristi ini cuma bisa mengajar biologi jadi aku benar-benar tidak belajar fisika saat kelas 8. Lalu kelas sebelah yang diajarkan oleh Pak Simon masih mendapat fisika walaupun Pak Simon juga tidak begitu menguasai fisika dan hanya menguasai biologi saja. Pada kelas 9, aku kembali belajar fisika dan ketinggalan fisika selama 1 tahun membuat ku jadi tidak mengerti fisika sehingga aku jadi tidak suka fisika. Saat UN pelajaran IPA, aku masih beruntung karena bisa mengerjakan bagian biologi nya sehingga nilaiku tidak jelek-jelek sekali. Oh ya, aku lupa bercerita bahwa sejak kelas 7, aku mulai menyukai pelajaran matematika. Pelajaran matematika ini menjadi menarik bagiku karena aku bertekad untuk menyukai pelajaran ini sejak nilai raport matematika ku merah di kelas 4 SD.

Di tingkat SMA, tentunya aku masih menyukai pelajaran matematika walaupun terkadang aku tidak teliti dan mendapat nilai jelek sekalipun. Lalu selain matematika, aku juga mulai menyukai pelajaran kimia. Aku menyukai kimia hanya karena aku kesal pada diriku yang dulu yang tidak dapat menghafalkan unsur-unsur kimia yang pada saat ini sangat mudah kuhafalkan.

Sudah dulu ya cerita tentang perjalanan pelajaran yang kusukai dan tidak kusukai. Sampai kita bertemu lagi readers !!

What Do I Like The Most

HALO READERS !! Kembali bertemu dengan author di blog author nih… Kali ini, author akan cerita tentang kegemaran author nih.. Tertarik tidak ??

Author, sebuah kata yang dapat diartikan sebagai penulis. Author dan readers, kata yang sering kali aku baca setiap hari. Nah dari kalimat tersebut ketahuan deh kalo aku suka sekali baca komik atau novel. Bagiku, mereka seperti bercerita tentang kehidupan yang aku inginkan., kehidupan dalam dunia fantasi yang diciptakan oleh sang author. Aku ingin sekali menjadi author atas kehidupan yang aku inginkan, kehidupan yang akan berusaha wujudkan. Karena itu aku sangat sangat menyukai yang namanya komik ataupun novel. Kalo lagi baca komik atau novel yang memiliki cerita sedih, aku bisa sampai nangis loh bacanya, wah sangat mendalami cerita yah.

Kalau komik, aku suka membaca komik melalui aplikasi di Handphone. Sebut saja WEBTOON, COMICA, COMICO, CIAYO COMICS, WEBCOMICS, MANGATOON, dan masih banyak lagi. Aku seperti mengkoleksi banyak sekali aplikasi komik di handphone ku dan tentunya aku baca semuanya dong bukan hanya mengkoleksinya saja. Pastinya, kalian cuma tau WEBTOON saja kan ? Tetapi sebenarnya aplikasi komik lain juga banyak yang sebagus webtoon atau bahkan lebih bagus loh ! Jadi jika kalian juga tertarik pada komik, just leave a comment kalo mau minta rekomendasi komik bagus. By the way, aku lupa bilang kalo aku cuma suka komik dengan genre romance, drama, dan fantasy jadi selain itu aku gak terlalu tau.

Now, We’ll move on to novel. Aku juga suka baca novel walaupun sangat berbeda dengan komik. Kalau komik kan ada gambarnya jadi gak bosen bacanya, tetapi kalau novel isinya tulisan semua dan kalian pasti sering berpikir seperti itu makanya jarang ada orang yang menyukai komik dan novel sekaligus. Aku merupakan salah satu orang itu. Menurutku, novel juga menarik loh. Tulisan semua pun tidak masalah bagiku, karena aku bisa membayangkan kejadian yang terjadi seperti yang ditulis oleh sang author walaupun tidak ada gambarnya. Tetapi sekali lagi, aku cuma suka baca novel juga dengan genre romance, drama, dan fantasy. Dan aku gak begitu suka baca novel yang bersambung bukunya karena makin kesana nya makin gak nyambung gitu dengan cerita di buku pertama.

Aku memang suka membaca tetapi aku gak suka tuh yang namanya baca buku ilmu pengetahuan, gak tau kenapa. Karena aku bakal bosen saat baca. Tidak seperti novel atau komik yang kalau dibaca pasti akan buat aku penasaran “gimana yah endingnya”…  Lalu selain membaca aku juga suka nonton drama korea / Chinese. In my opinion, drama itu adalah adaptasi dari cerita yang ditulis author. Jadi dalam hati setiap menonton drama, aku juga ingin memiliki kehidupan seperti di dalam drama. Sama saja dengan komik bukan ?

Kegemaran yang sudah kutulis ada 3 yaitu baca komik, baca novel, dan nonton drama. Hmm.. tidak ada kegemaran seperti aktivitas yang bisa mengembangkan talenta ya readers ? Yah, aku juga tidak begitu paham karena bagiku kegemaran adalah sesuatu yang aku suka lakukan dan hal-hal yang aku suka lakukan setiap harinya ya itu tadi.

Sekian cerita author kali ini .. Semoga readers menyukainya !!